5D4N Menikmati Musim Gugur Bersama Backpacker Korea

Korea lagi, Korea terus, Korea Mulu….

Gak selesai-selesai kayanya….

Ya begitulah hahaha, padahal ke Korea udah 2,5 bulan yang lalu, tapi masih aja dibahas.

Oke oke… calm down, Ujame janji  ini THE LAST Part of Korea Series! Kali ini Ujame mau cerita perjalanan kemarin yang dipandu dan diatur sedemikian ciamiknya sama tim @backpackerkorea

Meskipun perjalanan Ujame ini FREE karena ujame dapet hadiah, tapi ini honest review loh!

Kalau kalian mau ke Korea dan gak mau ribet buat jalan sendiri, travel tour ini trusted bangeeet dan service-nya oke banget!! Soalnya mereka udah berpengalaman lama dari 2013 dan banyak juga loh artis-artis Indo yang pake jasa @backpackerkorea. Jadi gak perlu diragukan lagi ini mah. Silahkan yang mau ke Korea langsung cus dikepoin yaaa… lihat-lihat dulu aja, siapa tau jodoh *eaaa

So, inilah perjalanan Ujame 5 hari 4 malam bereng @backpackerkorea

 

Day 1: Minggu, 28 Oktober 2018
Menikmati Keindahan Haneul Park & Bermalam di N Seoul Tower

Setelah bertemu Mr. Kang (guide) dan teman-teman satu tour di Hostel 88, Hongdae, hal pertama yang dilakukan setelah drop barang adalah makan siang hahaha. Ujame diajak ke restoran yang biasanya banyak dikunjungi orang Korea asli, bukan restoran untuk turis pada umumnya ya! Jadi berasa banget kaya orang lokal gitu wehehehe. Menu pertama yang Ujame makan adalah Grilled Mackarel Fish. Yang suka nonton drama Korea pasti tau nih soalnya sering banget muncul. Jadi ini ikan Makarel yang di panggang dan dagingnya lembut banget, gak bau amis dan bumbunya khas Korea banget. Yang gak suka ikan pasti jadi suka, dijamin deh. Ujame aja nih ya, yang gak terlalu suka ikan jadi suka haha.

Setelah makan, destinasi pertama yang dikunjungi tuh namanya Haneul Park. Dalam bahasa Korea, artinya Taman Langit.  Di tempat ini, kita bisa lihat langit cerah dengan pemandangan yang menakjubkan, apalagi kalau musim gugur, waktunya pas banget. Soalnnya kamu bisa melihat silver grass yang menari syahdu diterpa angin, cantiknya pink muhly yang menjadi spot foto terbaik dan meronanya kochia di akhir November. “Nikmat Tuhan Manalagi yang Kau Dusatkan? padahal ini baru destinasi pertama lho ya…

Menuju senja pas perjalanan balik, tiba-tiba hujan deras. Bukannya bad mood atau apa karena basah kuyup, ini ENGGAK! Hujan malah bikin suasana makin romantis. “It’s beautifull life, beautifull day….” *Play OST. Goblin HAHAHA

ANYYEONG, KAYAKNYA KEMARIN BARU KETEMU

Lanjut destinasi kedua Ujame dibawa ke N Seoul Tower, WHAAAATT??? Bukannya satu hari sebelumnya Ujame kesana? Yups! Persis di postingan sebelumnya di sini, Ujame udah ke sini duluan dengan kejadian penuh drama dan tantangan wkwkwk. Kalo tuh Namsan Tower bisa ngomong, mungkin dia bakal bilang, “Yailaaaaaah, lo lagi lo lagi”. Bedanya, kalo sama BK gak pake drama, naik ke Namsan Tower-nya pake bus, gak kaya Ujame yang jalan kaki  naik tangga hoho. Setelah sesi foto grup di depan spot ikonik-nya Korea ini, Ujame dan yang lain masuk ke dalam Mall-nya karena di luar dingin banget.

Puas di Namsan Tower Ujame dan group balik ke hostel. Tapi sebelumnya makan malam dulu. Ini nih makanan yang PALING TERENAAAAAK menurut Ujame. Meskipun emang makanan yang dikasih BK enak-enak semua sih hehehe. Nama makananya Premium Beef Shorts Ribs Stew. Dari namanya aja udah premium yakaaan. Pas banget abis keujanan makan yang anget-anget gini.

Day 2: Senin, 29 Oktober 2018
Cantiknya Musim Gugur di Nami Island & Garden Morning Calm dan Berkunjung ke Tempat Gaul-nya Seoul di DDP

Hari kedua Ujame dan grup kumpul lumayan pagi sekitar jam 7 pagi *ujianbangetsihinibuatujame. Soalnya kata Mr. Kang kita harus ngejar kereta pagi, kalau telat sedikit aja bakal nunggu lebih lama lagi. Kenapa harus pagi? Soalnya Ujame dan grup mau ke Nami Island!! YEAAAAYYYY!!! Destinasi yang banyak orang idamkan kalau ke Korea. WHY? Bisa dibilang ini spot foto tercantik di semua musimnya. Dan booming karena K-Drakor romantis zaman baheula Winter Sonata. Pasti para veteran mamak-mamak tau deh! Ayo ngaku? Hehehe

Berkunjung kesini, Ujame harus menempuh perjalanan jauh, naik kereta dari Seoul Station ke Gapyeong Station, stasiun paling ujung. Baru dilanjut dengan pilihan jalan kaki ±2km, naik shuttle bus atau naik taksi. Kalo trip bareng BK, kamu bakal naik taksi dong, jadi tinggal duduk cantik, nyampe deh.

Sampai di Nami Island, ada bacaan, “Welcome to Naminara Republic”. Iya, jadi seolah-oleh Nami Island ini beda negara sama Korea. Jadi kita mesti punya visa (tiket masuk), lalu ke imigrasi dan menyebrang menggunakan kapal feri. Cuma 5 menit nyebrang eeh sampe deh ke pulau ini. Unik ya??

Dan gini nih cantiknya musim gugur Nami Island-nya Korea yang terkenal seantero jagad raya~~

Di sana, lagi dan lagi Ujame KERJA KERJA KERJA! Buat photo & video greeting card pesanan teman-teman. Selesai puas di Nami Island lanjut makan siang dengan menu Marinated Chicken BBQ. Gak ada fotonya karena keburu laper, jadi buru-buru makan aja hahaha. *Tapi ada di video yang Ujame embed di bawah postingan*

SO RELAXING…

Destinasi selanjutnya yang gak kalah cantik yaitu Garden Morning Calm, tempat di mana lembah yang penuh dengan hamparan bunga, pohon pinus yang ngeluarin aroma khas, dan diapit sama pegunungan. Pas masuk Garden Morning Calm, hal yang dirasain adalah tenang banget, bikin kita lupa sama hiruk pikuk kehidupan hahaha. Selain pemandangan nya yang menenangkan, musik yang ada di sana juga menunjang. Selaw amat meeen! Kek musik klasik buat bobok gitu. Musiknya berasal dari speaker yang diputar sepanjang jalan. Pantes, orang Korea bilang Taman Keheningan Pagi. Mungkin karena emang sengaja pengunjung dibuat serileks mungkin di sini.

Malam harinya, jadi anak gaul Seoul deh. Mainnya di DDP (Dongdaemun Design Plaza), meskipun cuma muter-muter di halamannya doang gak masuk ke dalam haha. DDP ini sekilas bangunannya mirip UFO dan futuristik banget. Apalagi kalo masuk ke dalamnya, katanya banyak benda-benda aneh yang super artsy. Tapi karena tujuannya cuma untuk bersantai, di tamannya aja udah cukup mewakili kenikmatan malam kota Seoul kok. Dan salah satu daya tarik yang Ujame lihat itu adalah LED Rose Garden. Di mana ada sebuah lapangan yang isinya itu 25.550 mawar putih sebagai peringatan 70 tahun kemerdekaan Bangsa Korea pada masanya, 70 x 365 = 25.550. LED Mawar Putih ini punya arti: saat matahari bersinar, mawar-mawar putih terlihat seperti kristal, dan saat matahari terbenam, lampu yang menyala membuat mawar-mawar putih tetap cantik dan bersinar. Beruntung ya, Ujame kesananya malam.

Baru deh, setelah mulai kedinginan di luar, Ujame beserta grup makan malam Tofu Soup with Seafood.

Day 3: Selasa, 30 Oktober 2018
Mempelajari & Merasakan Korea Selatan TEMPO DEOLEO Di Jeonju City

Hari ketigaaaa! Perjalanan cukup jauh soalnya Ujame harus pindah dari Seoul ke Jeonju dan bermalam di sana. Kota yang buat Ujame pribadi sangat menarik. Di mana Ujame bisa tau budaya Korea Selatan yang asli. Jauuuuh banget dari hingar bingar Seoul yang metropolitan. Jeonju tenang dan penuh kedamaian. Suasananya masih pedesaan dengan rumah-rumah tradisional khas Korea yang dijaga kelestariannya kaya di film-film kolosal. Aduuuh, jadi kangen. PLEASE TAKE US BACK!!

Untuk ke Jeonju mesti naik KTX dari Seoul Station. Itu loh.. kereta yang ada di film Train to Busan yang dinaikin Gong Yoo Ajushi *aseeek. Bedanya, ini mau ke Jeonju bukan ke Busan. Perjalanan kurang lebih 1,5jam dan setelah sampai dilanjutkan naik taksi.

Sampai di Jeonju City, seperti biasa hal yang pertama dilakuin adalah makan siang!! Untuk yang muslim, makannya Jeonju’s Bibimbap, dan yang non muslim makan Jeonju’s Tteokgalbi. Baru selanjutnya free time. Rombongan yang lain memilih untuk nyewa pakaian tradisonal Korea alias Hanbook. Kalo Ujame, karena low budget milih jalan-jalan biasa dan jajan aja hahaha. Ujame ke Jeonju Royal Potrait Museum dan banyak mempelajari tentang silsilah keluarga raja Joseon sampai bala tentaranya. *cieeh sok pinter banget kan maennya ke Museum wkwk

UJAME RINDU, SUASANA MALAM ITU…

Dan malam pun tiba, Ujame kembali pada rombongan dan berkumpul di salah satu kamar untuk Chi-Maek Party. Chi singkatan dari Chicken dan Maek dalam bahasa Korea artinya Beer. Iya, jadi agenda malam itu makan ayam goreng yang dipesan sambil minum bir ala-ala Drama Korea. Tapi karena Ujame gak minum alkohol, jadi minumnya diganti jus jeruk hahaha. Berkumpul di satu ruangan tersebut, cukup untuk menghangatkan dan mengakrabkan peserta tour satu dengan yang lainnya. Oh ya.. perlu kamu tau, bahwa orang Korea kuat banget makan ayam. Biasanya 1 ekor itu untuk 1 orang. Kemarin itu, Mr. Kang beli 6 ekor ayam untuk 14 orang aja rasanya ‘begaaaaahh’ kalo kate orang betawi mah.. dan ujung-ujungnya Mr. Kang sendiri yang abisin hahaha.

 

Day 4: Rabu, 31 Oktober 2018
Berkunjung ke Istana Gyeongbokgung Palace
& National Folklore Museum, Dilarang Berisik di Bukchon Hanok Village sampai berbelanja di Myeongdong lagi~

Di hari keempat ini, Ujame balik lagi ke Seoul dan menginap kembali di Hostel 88, Hongdae. Setelah drop barang bawaan, seperti biasa yang perlu dilakukan pertama adalah makan siang!!. Makan siang kali ini ada daerah Insadong dan menunya adalah Beef Bulgogi.

Di Insadong kamu bisa berbelanja pernak-pernik buah tangan khas Korea, seperti; sumpit, dompet, gantungan kunci, baju, dan buah tangan lain pada umumnya. Di Insadong juga ada toko Osolloc, toko Jeju Tea yang terkenal ituuuuu! Sumpah sih, Ujame nyesel banget gak jadi belanja di Osolloc huhuhu. Ujame cuma beli beberapa pernak-pernik dan mampir ke apotek untuk cari obat pereda nyeri haid hmmm

Oke, setelah puas berbelanja, selanjutnya ke Istana Presiden Bogor hahaha. Salah deng, yang benar seperti judul ya. Lagi-lagi di sana Ujame mempelajari tentang kebudayaan Korea. Tapi bedanya sama Jeonju, di istana ini kamu bisa melihat parade Istana. Kalo waktu itu kesana, pas banget ada upacara pernikahan raja dan ratu. Di mana pengunjung bisa ikut arak-arakan berkeliling istana. “Lah kalo di kite mah, kurang marawis, petasan sama palang pintu aje biar ramean”.

Terus pas masuk ke museum yang kedua, Ujame banyak juga mempelajari hal-hal yang berbau korea tempoe doeleo, mulai dari upacara pernikahan, upacara pemakaman, alat-alat musik korea, dan lain sebagainya. Kalo dirinciin bakal berbab-bab.

Setelah itu baru deh Ujame ke Bukchon Hanok Village. Di sini beneran rumah penduduk lho, bukan cuma replika seperti di TMII hahaha. Oh ya… perlu kamu tau, sebelumnya daerah ini pernah ditutup sama pemerintah karena penduduknya merasa terganggu sama suara pengunjung yang gak ada matinya. Tapi akhirnya, daerah ini dibuka lagi atas negosiasi pemerintah dengan penduduk setempat. Dengan catatan, pengunjung gak boleh berisik dan harus menjaga ketenangan. Ujame pun di sini KERJA KERJA KERJA! Kaya biasa buat photo & video greeting card, jadi gak ada waktu buat heboh sendiri hahaha.

MYEONGDONG = RUMAH KEDUA UJAME!!

Baru deh, malamnya berkunjung ke tempat terakhir yang udah gak asing lagi buat Ujame, Yaap Myeongdong!! dari yang asing sama tempat ini sampe hapal banget sama jalannya, keluar masuk gang. Jadi pas belanja sama grup, Ujame gampang banget nemuin toko-toko yang dicari, karna udah pernah menjelajah duluan hahahaha. Ujame juga di sana beli beberapa titipan jastip (lagi) yang bertambah dan beli koper juga gara-gara tau kan kenapaaaa?? Ada di postingan sebelumnya hahaha. Dan sebelum berbelanja, Ujame pun makan malam dulu. Makan malam kali ini dibagi dua. Untuk yang gak bisa makan pork kita bakal dikasih menu Braised Chicken, dan untuk yang bisa makan pork menunya Marinated Sliced Pork BBQ.

 

Day 5: Kamis, 01 November 2019
Shalat Dhuha di Seoul Central Mosque, Bersepeda di Hangang Park sampai Berfoto di K-Star Road

HARI DIBEBASTUGASKAN!!! Hahahaha *apasih. Jadi, dari BK untuk hari terakhir ini gak dipandu sama guide dan peserta tur bebas mau kemana aja sesuka hati asal jangan hilang dan bisa jaga diri wkwkwk. Ujame pun pisah lagi dengan grup, karna Ujame udah punya rencana sendiri yang dari hari pertama menginjakan kaki di Korea pengen banget ke sana malah gak sempet dan baru bisa di hari terakhir haha. Yak, Ujame pengen banget main ke daerah Itaewon, karena di sana ada Masjid.

Itaewon sendiri bisa dibilang daerah yang ramah muslim, di sana banyak yang jual makanan halal dan banyak banget orang-orang Timur Tengah yang lalu lalang. Jadi, buat kamu yang muslim, sempatkan kunjungi rumah Allah di sana ya :))

Lalu setelah shalat Dhuha dan Dzuhur, Ujame makan siang deh, Ujame pesan Yukkgaejang, Bibimbap, Ginger Tea dan Gingseng Tea.

DADAKAN TERSERU! I SEOUL U

Selesai makan Ujame lanjutkan ke Hangang Park, di mana destinasi ini sebenarnya gak ada dalam bucket list Ujame, lagi-lagi dadakan aja gitu. DAN TERNYATAAAAA SUPER SERRRUUU!! Di Hangang Park ada spot foto yang terkenal dengan tulisan “I SEOUL U” dan Ujame di sana sewa sepeda sambil berkeliling taman menikmati sore hari. Udaranya fresh, ada sinar matahari yang bersahabat ngebuat hangat dan anginnya sepoi-sepoi karena lokasinya yang dekat sungai. Sungguh perpaduan yang sempurna hahaha.

Banyak juga aktivitas yang bisa dilakukan di sini oleh penduduk lokal. Diantaranya; berkemah, family time, ajak jalan hewan peliharaan, latihan dance sampai bersantai di pinggir sungai sambil makan ramyeon. Haduuh, Ujame suka deh liat aktivitas yang dilakuin sama mereka. Sederhana, tapi keliatan banget semua menikmati aktivitas masing-masing. Coba aja di Jakarta ada taman yang seluas, sebersih, seindah dan seterawat Hangang Park, betah deh hehehe.

Dan menjelang malam, Ujame berpindah ke destinasi berikutnya, yaitu ke daerah Gangnam. Tujuannya cuma satuuuuu, PENGEN FOTO SAMA PATUNG BONEKA BTS!!! Omaigaaat hahaha.. Yaudahlah yaaa ngumpung di Korea, kapan lagi cobaa.. Yaudah deh cusss kesana. Patung bonekanya ada di paling ujung wkwkw. Dan beginilah penampakannya~~

Setelah ngidam terpenuhi, selanjutnya sih tinggal balik ke hostel, tapiiiiii… Hahaha lagi-lagi Ujame harus balik ke Myeongdong untuk beli titipan jastip yang kurang wkwkwk.

BUKAN UJAME KALO GAK ADA DRAMANYA

Singkat cerita sesampainya di Myeongdong, Ujame langsung berburu jastip lagi dan gak berasa perut lapeeeer, lupa belum makan lagi kan. Akhirnya mampir deh ke restoran Malaysia yang kaya hari pertama Ujame makan. Setelah kenyang mengisi perut, pas mau balik ke Hongdae, DRAMA PUN KEMBALIIIII~~ Salah satu dari Ujame T-Money-nya hilang wkwkwkwk. Mau beli lagi mahaaal, karna besok udah pulang juga dan duit won pun juga tinggal beberapa perak hahaha. Yaudah, alhasil Ujame jalan deeeeeh ke stasiun yang jaraknya lumayan jauuuuh banget, gak jadi naik bis yang di depan mata hahaha. Kenapa? Karna kalo naik MRT bisa beli Single Journey Ticket. So, yaudahlah yaaaa, bukan Ujame kalo gak ada drama. Alhamdulillah-nya, kita sampe juga tuh balik ke hostel tengah malam hahaha.

Sampai hostel langsung packing karena besoknya Ujame harus otw Incheon Airport buat balik ke tanah air tercintaaah~~

LIBURAN TELAH USAAAAIIIII

DAN SELESAI PULA RANGKAIAN CERITA SERIAL KOREA UJAME GAJA!

Makasih buat semuanya~~

Terutama untuk @backpackerkorea

DAN INILAH VIDEO UJAME DI KOREA,

SELAMAT MENONTON YAAA..

UJAME BERDOA, SEMOGA YANG BACA TULISAN INI, JUGA BERKESEMPATAN KE KOREA. AAMIIN

FIGHTIIIIINGGGG!!! ^^v

Mungkin kamu juga suka ini

33 Komentar

  1. aaahhh mbak seru banget destinasinya
    aku bacanya jadi merasa ikutan traveling juga ke korea sana
    aku belum pernah ke korea
    selalu pengen tp nunggu jadwal suami hikss
    ahh mupeng
    deh bagian makan2 itu fav aku bangetttt
    hanbook nya ah jadi pengen.

  2. Saya juga kalau abis jalan-jalan ke salah satu tempat suka bikin postingan sampai beberapa. Daripada kepanjangan juga ceritanya. Musim gugur selalu kelihatan cantik. Mungkin karena warna-warna daunnya juga, ya

  3. Hi mb salam kenal, what a Nice experience, kok aku jadi sedih yah karena impian juga pengen kesana Korea ketemu exo huahuahua tapi tulisan kakak sudh menambah informasi tentang Korea selatan buat ku thank ya mb

  4. Ya ampun bukan Ujame kalau ga ada geregetnya itu Tmoney bisa ilang wkwkwk..sabar ya jalan jauh :p

    btw baru tau Nami ISland beda negara sama Korea kufikir itu di Koreanya loh..overall ini cuantik banget yes jadi pengen ke Korea tapi takut ditolak bikin visanya hahaha

    1. hihi… Nami Island masih bagian dari Korea Selatan kok mba, tapi emang konsepnya dibikin kaya seakan-akan Nami itu beda negara sama Korea Selatan. Strategi Pariwisata heheeh

  5. Pantesan ya gagal move on. Yang baca blogpostnya aja terpesona nih. Indah banget ya Korea ini. Selalu terpikat sama keindahan alam di scene drakor yang dilihat di tivi. Semoga suatu saat kesampaian deh ke Korea dan menjejak destinasi wisata yang kece kece ini

  6. Korea cocok banget ya jadi negeri romantis menurutku, sesuai dengan film-filmnya. Meski gak nonton drakor, aku pernah lihat beberapa kali adegan film Korea dengan background romantis seperti yang ada pohon-pohon itu

  7. Perjaanan Ujame seru banget, sambil baca tempat-tempat yang disebutin Ujame, sambil inget-inget tempatnya yang sering disebutin di drama, terpesona banget dengan Taman langit, keren banget

  8. Seru sekali ke korea apalagi makan ikan makarel panggang. Eh penasaran bumbunya apa ya karena okan makarel pakai saos asam mania aja. Agak bau karena ciri khas ikan tersebut.

  9. Autumn… love love banget. Pengen banget ngerasain hawa autumn langsung. Terserah dimana aja. Apalagi dikorea. Seru banget disana bareng orang2 yang sudah berpengalaman, pastinya diajak ketempat2 hits namun nyaman ya

    1. Hihiihi ayo mba ke Korea… Soal makanan halal sebenernya agak susah sih mba. Karena gak semua makanan yang berlebel “halal” di korea itu beneran halal, apalagi jajanan di kaki lima. Biasanya yang udah dapet sertifikat halal itu makanan india turki yang gitu-gitu. Restoral lokal agak hati-hati banget, harus tanya dulu mereka jual pork atau engga :D, kalaumau tau restoran halal apa aja yang ada di Korea bisa banget nih mba kunjungin IG nya @halalkoreamall

  10. Ujameee….
    Cakep-cakep banget fotonyaaa…

    Main lagi ke Korea yaa, Ujame…belum ke Jeju-do kan yaa…

    Btw,
    LED Rose Garden ituuu…tempat shootingnya Hwayugi bukan, Ujame?

    Hidupmuuu diwarnai OST Drama Korea yaa…
    Kusukaaa~

  11. Aamiin, terima kaish sudah didoakan 😀
    Pengen juga ke Korea suatu saat nanti. Udah sering liat ttg Korea dari video Jang Hansol dan makin tertarik ingin ke sana 😀
    Luar biasa ya cara Korea bikin pariwisata memadukan modernitas sama kebudayaan dan sejarah gtu 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.